Apa Yang Bagus dari Singapur?

Suami saya kemarin komen kalo artikel2 saya kebanyakan bahas yang negatif tentang Singapur (emang iya ya??? I thought I’m just trying to be factual karena banyak orang Indo termakan “jualan mimpi” di Singapur hi hi hi hi ….).

Anyhow, atas masukan suami, saya memutuskan untuk sedikit membahas hal-hal positif tentang Singapur, untuk pertimbangan teman-teman yang berniat merantau:

1. Macet? Bwa ha ha ha ha ha😀

Menurut ukuran Singapur, macet adalah tidak bisa ngegas lebih dari 50km/jam. Becanda banget ga seeehh?? But that’s the first good thing about Singapore, I guess🙂

2. Pendidikan berkualitas harga terjangkau

Kalau anda punya anak dan disekolahkan di sekolah negeri, yang ga bisa dibandingin ama sekolah negeri di Indonesia, anda cuma bayar … (katanya) $20-an per bulan. Rp 140-150 ribu untuk pendidikan berbahasa inggris atau bilingual yang kurikulumnya diakui secara internasional, bahkan sekarang digunakan sebagai acuan untuk perbaikan standar pendidikan di Amerika Serikat.

Tapi kalau anda ingin anak anda bersaing dengan anak-anak Singapur, siap-siap keluar duit u/ les kumon, metode sempoa imajiner, Mind Champs, bla bla bla …. les-les ini jauh lebih mahal dari uang sekolahnya (teteeeeppp …. semua hal positif di Singapur ‘tu ada “tapi”-nya hi hi hi …😀 )

3. Rasa aman

Hal ini nggak bisa dibeli dengan uang … saya nggak khawatir ninggal anak sendirian di rumah dengan kondisi ada 3-4 tukang ngerjain renovasi di rumah. Suami saya nggak khawatir kalo saya pergi malem-malem sendirian. Bahkan beberapa kali saya / suami lupa mengunci mobil, dan tidak ada barang hilang. Padahal di mobil kami ada portable GPS, cashcard (kartu prepaid u/ bayar jalan tol dan parkir), dan kadang2 ada sepeda pula

4. Makanan food court relatif murah

Makanan food court di Singapur dijamin higienis, yang rasanya enak pun banyak. Walopun tetep, nggak ada pempek and swikee Purwodadi …😦 dan satu food court ke food court lain makanannya sama semua … ga jauh2 dari nasi campur, nasi hainam, roti prata, kwetiaw goreng dan wanton noodle. Anda bisa makan kenyang hanya dengan $2.5-5 dolar, setara lah dengan makanan food court di Jakarta. Untuk mereka yang single atau suami-istri tanpa anak, saya lebih menganjurkan makan food court daripada masak di rumah.

5. Pajak pendapatan rendah

Untuk $80,000 pertama yang anda hasilkan per tahun, pajaknya di bawah 10%. Setelah itu rate pajaknya naik secara berkala. Tapi untuk mereka yang gajinya besar pun, kalo dirata-rata pajaknya jarang sampe melebihi 15%. Bandingkan dengan Australia, Perancis atau Canada yang pajak bisa sampai 50%, apalagi di Skandinavia.

6. Family-friendly environment

Infrastruktur Singapur dibangun untuk keluarga. Ada banyak public parks untuk piknik, naik sepeda, roller blading, camping atau barbeque. Ada banyak theme park. Dimanapun anda tinggal, pasti ada klinik, public transport, sekolah, supermarket / pasar, food court dan shopping center. Perpustakaan ada di mana-mana, jadi anda nggak perlu dikit-dikit beli buku bacaan

7. Bosen? Tinggal terbang sebentar …

Setelah beberapa lama, kita biasanya bosan dengan hiburan di pulau kecil ini. Untungnya, dari Singapur kita mudah melancong kemana-mana. Bisa naik bis ke Kuala Lumpur / Johor Baru. Ke Batam and Bintan tinggal naik ferry. Pulang Indo cuma sekitar sejam (tergantung ke kota mana) dan tiket pesawat sudah banyak yang ga mahal (Air Asia, Silk Air, Valuair, etc.). Bisa ke Thailand, Hongkong, Filipina, India, dllsb … semuanya direct flight tidak sampai 5 jam.

8. Mudah dapat izin kerja dan permanent residence

Singapur tidak mempersulit proses izin kerja bagi tenaga kerja asing. Kalau mau coba merantau, paling gampang memang ke Singapur … nggak ribet .. izin kerja bisa keluar dalam sehari, permanent residence bisa didapat dalam 2-3 bulan (unofficial approval-nya bisa dapat dalam 3-4 minggu) dan langsung bisa apply tanpa harus tinggal di Singapur selama sekian tahun dulu.

9. Sistem administratif yang transparan

Proses hukum dan administratif yang berhubungan dengan pegawai negeri dan institusi pemerintah transparan, tidak bertele-tele. Bikin izin kerja bisa dalam 1 hari. u/ ujian nyetir daftar tunggunya sekitar 3 bulan, tapi begitu lulus SIM Singapur sudah sampai ke rumah dalam 1-2 minggu. Kalo KTP Singapur hilang, apply ulang bisa dapet gantinya di hari yang sama. Biaya registrasinya jelas berapa, ga ada uang rokok dll.

Yang tidak transparan, nyebelin dan lelet justru sistem administratif yang berhubungan dengan institusi swasta … bikin rekening bank baru atau mengubah detail rekening, apply asuransi, troubleshooting langganan internet atau telepon. Kebalik dengan Indonesia ya🙂

Moga2 artikel ini memberi perspektif lain tentang Singapur lah😀 Buktinya, saya tinggal disini hampir 1.5 tahun ya enjoy2 aja …. walopun saya hampir ga punya temen orang Singapur, masih ga ngerti Singlish, and kadang2 homesick🙂

5 thoughts on “Apa Yang Bagus dari Singapur?

  1. u/ Inaz: tergantung … kalo boleh tau, kamu di Indo profesinya apa niy? Katanya sih kerja graphic design, IT, civil engineering etc. cukup menjanjikan🙂

    1. @ Nurhasanah: posting saya ini sudah beberapa tahun yg lalu, dan kondisi di Singapura sudah berubah. It’s now NOT easy to find a job in Singapore, dan dapat PR Singapur juga tidak segampang dulu …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s