Jangan Lupakan Bahasa Indonesia

VH4rAlBeberapa waktu lalu The New York Times menulis artikel tentang ortu2 Indo yang hanya mengajarkan bahasa Inggris ke anak mereka, sehingga anak mereka tidak bisa berbahasa Indonesia (lihat artikelnya di sini). Saya lihat sendiri fenomena ini … saya punya kerabat yang lahir dan besar di Indonesia tapi tidak bisa berbahasa Indonesia.

Now … banyak ortu2 ini ingin bahasa Inggris anaknya bagus karena itu bahasa internasional … bahasa Inggris yang bagus akan membuka banyak kesempatan bagi anak. Dan saya setuju. Sebagai anak yang dibesarkan dalam lingkungan trilingual (saya fasih berbahasa Inggris, Indonesia dan Jawa ngoko), saya mendapat banyak pengalaman berharga yang teman2 saya tidak bisa dapatkan karena pada saat itu jarang anak2 bisa berbahasa Inggris.

Tapi tidak dengan mengorbankan bahasa Ibu. Kalau saat itu orang tua saya lebih mementingkan bahasa Inggris, saya tidak bisa berkomunikasi dengan oma opa, banyak tante om dan sepupu saya. Hubungan saya dengan keluarga besar tidak mungkin sedekat sekarang. Saya nggak bisa tanya jalan kalau nyasar (and believe me, I get lost A LOT!), saya nggak bisa berantem sama polisi yang suka nilang sembarangan lalu minta uang pelicin. Saya nggak bisa komunikasi dengan pedagang kaki lima, tukang bakso, tukang ojek … what’s the point in living in Indonesia if all your life is sheltered in shopping malls, a bilingual school and a close circle of friends and family who only speak English? What sort of life experience are you getting out of it?

Pengalaman paling berharga saya tentang tinggal di Indonesia adalah ketika saya camping dengan anak2 jalanan … sama2 tidur di kardus bekas lalu ngobrol2 tentang aspirasi mereka sambil makan nasi bungkus. Atau tinggal di rumah2 penduduk di desa2 di Lampung dan Lombok, belajar cara hidup mereka. Atau nongkrong di studio lukis pendatang baru … sambil ngobrol tentang inspirasi mereka. Dan nonton Teater Koma, lalu duduk makan ayam bakar bareng sesama pecinta seni, membahas arti satire politik dari pertunjukan yang baru kita tonton🙂

My childhood and teenage years would have been a sheltered and shallow one without my ability to speak bahasa Indonesia.

But here’s the thing … kemampuan saya berbahasa Indonesia tidak hanya membuat saya sangat menghargai orang Indonesia dan budayanya, tapi juga melicinkan karier saya di Indonesia. Kemampuan berbahasa Indonesia orang2 seusia saya (dan orang2 yang lebih muda dari saya) pun sudah cukup memprihatinkan, tidak banyak orang yang bisa menulis dan berkomunikasi dalam bahasa Indonesia yang lugas. Kemampuan saya menulis dan berkomunikasi lisan dalam bahasa Indonesia melicinkan karier saya, BIG TIME!

Tanpa bahasa Indonesia, saya nggak bisa bekerja sama dengan pejabat-pejabat pemerintah karena kebanyakan dari mereka bahasa Inggrisnya memprihatinkan (maaf ya Pak … but it’s true!!!🙂 )

Dan saya nggak akan bisa jadi konsultan komunikasi senior dari banyak perusahaan ternama yang beroperasi di Indonesia … karena yang mereka butuhkan adalah orang yang betul2 bilingual, yang mengerti bahasa dan kultur Indonesia secara penuh, bukan sekedar bisa ngobrol dalam bahasa Indonesia.

So … apakah anda memfokuskan diri mengajar anak bahasa Inggris tapi akhirnya anak anda akan bekerja di Indonesia? Kalau ya, switch your focus back to bahasa Indonesia. Apakah anda rela anak anda tidak punya hubungan baik dengan keluarga besar anda hanya karena keterbatasannya berbahasa Indonesia? Kalau tidak, switch your focus back to bahasa Indonesia. Apakah anda yakin anak anda bakal sekolah di luar negeri dan kemudian bekerja di sana? Kalau tidak, switch your focus back to bahasa Indonesia.

2 thoughts on “Jangan Lupakan Bahasa Indonesia

  1. setuju banget mba.
    anak saya sedang dalam proses belajar ngomong (16m) dan saya bersikukuh untuk menggunakan bahasa indonesia yang sederhana.
    Bahasa inggris jika niat di sekolah juga akan fasih menggunakannya.
    toh anak saya keturunan indonesia asli. dan bahasa ibunya adalah bahasa indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s